Sabtu, 06 Agustus 2011

PENAWARAN ISTIMEWA

Belut merupakan makanan unggulan yang kaya berbagai zat gizi. Salah satu keunggulannya yaitu kaya hormon kalsitonin yang berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang.

Sunber Energi dari Belut:

Nilai Energi Belut : 303 kkal/100 g,

Bandingkan:
Nilai Energi Telur : 162 kkal/100 g,
Nilai Energi Daging Sapi : 207 kkal/100 g

Kesimpulan : BELUT sangat baik dijadikan sumber energi


Sumber Protein dari Belut:

Nilai protein pada belut (18,4 g/100 g daging),

Bandingkan:
Protein daging sapi (18,8 g/100 g),
Protein telur (12,8 g/100 g).

Belut Kaya akan Vitamin dan Mineral

Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/100g).
Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari.

Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur.
Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang.

Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g
Vitamin A sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan proses reproduksi.

Belut juga kaya akan vitamin B.
Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.


Kami memberikan penawaran terbaik untuk anda. Kami menyediakan Belut untuk para pemilik Resto, Rumah Makan, dan konsumen lain.

Jenis belut yang kami sediakan di bawah ini:

Bibit Belut


Harga Bibit Belut Untuk saat ini adalah :

Rp. 35.000,- / Kg ( Jumlah sekilonya sekitar 100 ekor)

Usia belut 3 – 4 Bln, panjang sekitar 10 – 20 cm.

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu


Belut Indukan

Kami menyediakan bibit belut indukan yang berpasangan dan siap kawin, yaitu 3 ekor betina dan 1 ekor pejantan untuk ukuran kolam 1M2 x 1M2.

Bibit belut indukan kami adalah belut yg unggul dan siap kawin dan dari hasil budidaya.

Belut Indukan Harga : Rp. 100.000,- / pasang


Belut Olahan

Kini kami menyediakan juga belut olahan berupa :

a. Frozen eel (belut beku )

harga Rp. 45.000 / Kg


b. Belut segar konsumsi Grade A

harga Rp. 35.000 / Kg


c. Belut segar konsumsi Grade B

harga Rp. 35.000 / Kg


d. Belut segar konsumsi Grade C


Harga Belut Konsumsi harga Rp. 35.000 / Kg

Untuk pembelian Belut Minimal 1 Ton, Harga bisa negosiasi.
Kontak : Ahmad Busri
No. HP : 0899 8888 996

Jumat, 05 Agustus 2011

Aku BELUT

Belut merupakan makanan unggulan yang kaya berbagai zat gizi. Salah satu keunggulannya, kaya hormon kalsitonin, yang berfungsi untuk memelihara kekuatan tulang.

Belut (Monopterus albus) merupakan ikan darat dari keluarga Synbranchidae dan tergolong ordo Synbranchiodae, yaitu ikan yang tidak mempunyai sirip atau anggota lain untuk bergerak.

Belut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
  • Badan bulat panjang seperti ular tetapi tidak bersisik, dan kulitnya licin mengeluarkan lendir.
  • Matanya kecil hampir tertutup oleh kulit.
  • Giginya juga kecil runcing berbentuk kerucut dan bibir berupa lipatan kulit yang lebar di sekeliling mulutnya.
  • Belut mempunyai sirip punggung, sirip dubur, dan sirip ekor yang sangat kecil, sehingga hampir tidak terlihat oleh mata.

Jenis ikan darat ini merupakan komoditas perikanan darat yang bergerak dengan jalan melenggak-lenggokkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan. Habitatnya di tempat berlumpur, genangan air tawar, atau aliran air yang kurang deras.

Bentuknya yang seperti ular membuat sebagian orang enggan untuk melihatnya. Padahal, dagingnya sangat lezat dan dapat diolah menjadi berbagai makanan yang bergizi tinggi. Selain itu, belut juga memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan.



Jenis Belut

Di Indonesia terdapat tiga jenis ikan belut, yaitu
  1. Belut sawah (Monopterus albus Zuieuw),
  2. Belut rawa (Synbranchus bengalensis Mc. Clell),
  3. Belut bermata sangat kecil (Macrotema caligans Cant).
Belut sawah merupakan jenis yang paling dikenal di Indonesia, sedangkan belut rawa jumlahnya terbatas sehingga kurang begitu dikenal.

Ikan belut sawah mempunyai bentuk tubuh panjang dan bulat seperti ular, tetapi tidak bersisik dan matanya kecil. Panjang seekor belut berkisar antara 10 cm hingga 3 m, dengan berat yang sangat bervariasi, dari ratusan gram hingga ada yang mencapai 65 kg.

Penangkapan belut sama seperti cara menangkap ikan lainnya, yaitu dengan peralatan antara lain bubu/posong, jaring/jala bermata lembut, serta pancing atau kail. Cara lainnya adalah dengan mengeringkan air kolam, sehingga belut mudah diambil.

Distribusi geografis belut cukup luas mencakup Asia Tenggara, Cina, dan Indonesia (Pulau Jawa, Madura, Bali, dan Sumatera). Di Indonesia, selain untuk pemenuhan pasar lokal, belut juga merupakan salah satu komoditas ekspor. Untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat jumlahnya, saat ini budi daya belut sudah mulai banyak dilakukan oleh petani.

( sumber: Prof. DR. Made Astawan dan www.kompas.com)

Manfaat & Nilai Gizi BELUT

SUMBER ENERGI :

Nilai Energi Belut : 303 kkal/100gr,
Bandingkan:
Nilai Energi Telur : 162 kkal/100gr,
Nilai Energi Daging Sapi : 207 kkal/100gr

Kesimpulan : BELUT sangat baik dijadikan sumber energi


SUMBER PROTEIN :

Nilai protein pada belut (18,4 g/100 g daging),
Bandingkan:
Protein daging sapi (18,8 g/100g),
Protein telur (12,8 g/100 g).

Protein Belut juga kaya akan beberapa asam amino yang memiliki kualitas cukup baik, yaitu :
  1. Leusin, lisin:
  2. Leusin dan isoleusin merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga kesetimbangan nitrogen pada orang dewasa, selain itu juga berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot.
  3. Asam aspartat:
  4. asam aspartat untuk membantu kerja neurotransmitter.
  5. Asam glutamate:
  6. sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tingginya kadar asam glutamat pada belut menjadikan belut berasa enak dan gurih. Dalam proses pemasakannya tidak perlu ditambah penyedap rasa berupa monosodium glutamat (MSG).
  7. Kandungan arginin (asam amino nonesensial)
  8. pada belut dapat memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini yang akan membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Hasil uji laboratorium juga menunjukkan bahwa arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.
Kesimpulan :
Seperti jenis ikan lainnya, nilai cerna protein pada belut juga sangat tinggi, sehingga sangat cocok untuk sumber protein bagi semua kelompok usia, dari bayi hingga usia lanjut.


KAYA VITAMIN & MINERAL
  1. Belut kaya akan zat besi (20 mg/100 g), jauh lebih tinggi dibandingkan zat besi pada telur dan daging (2,8 mg/100g). Konsumsi 125 gram belut setiap hari telah memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, yaitu 25 mg per hari. Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk mencegah anemia gizi, yang ditandai oleh tubuh yang mudah lemah, letih, dan lesu.
    Zat besi berguna untuk membentuk hemoglobin darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen tersebut selanjutnya berfungsi untuk mengoksidasi karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi untuk aktivitas tubuh. Itulah yang menyebabkan gejala utama kekurangan zat besi adalah lemah, letih, dan tidak bertenaga. Zat besi juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.
  2. Belut juga kaya akan fosfor. Nilainya dua kali lipat fosfor pada telur. Tanpa kehadiran fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Karena itu, konsumsi fosfor harus berimbang dengan kalsium, agar tulang menjadi kokoh dan kuat, sehingga terbebas dari osteoporosis. Di dalam tubuh, fosfor yang berbentuk kristal kalsium fosfat umumnya (sekitar 80 persen) berada dalam tulang dan gigi.
    Fungsi utama fosfor adalah sebagai pemberi energi dan kekuatan pada metabolisme lemak dan karbohidrat, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi, untuk sintesis DNA serta penyerapan dan pemakaian kalsium. Kebutuhan fosfor bagi ibu hamil tentu lebih banyak dibandingkan saat-saat tidak mengandung, terutama untuk pembentukan tulang janinnya.
    Jika asupan fosfor kurang, janin akan mengambilnya dari sang ibu. Ini salah satu penyebab penyakit tulang keropos pada ibu. Kebutuhan fosfor akan terpenuhi apabila konsumsi protein juga diperhatikan.
  3. Kandungan vitamin A yang mencapai 1.600 SI per 100 g membuat belut sangat baik untuk digunakan sebagai pemelihara sel epitel. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan, penglihatan, dan proses reproduksi.
  4. Belut juga kaya akan vitamin B. Vitamin B umumnya berperan sebagai kofaktor dari suatu enzim, sehingga enzim dapat berfungsi normal dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B juga sangat penting bagi otak untuk berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah.
  5. Seperti pada jenis ikan lain, belut juga mengandung asam lemak omega 3. Kadar omega 3 pada lemak ikan, termasuk belut, sangat bervariasi tetapi berkisar antara 4,48 persen sampai dengan 11,80 persen. Kandungan omega 3 pada ikan, tergantung kepada jenis, umur, ketersediaan makanan, dan daerah penangkapan.
    Dari hasil penelitian, diketahui bahwa bagian tubuh ikan memiliki lemak dengan komposisi omega 3 yang berbeda-beda. Kadar omega 3 pada bagian kepala sekitar 12 persen, dada 28 persen, daging permukaan 31,2 persen, dan isi rongga perut 42,1 persen (berdasarkan berat kering).

Harga BELUT

Kami memberikan penawaran terbaik untuk anda. Kami menyediakan Belut untuk para pemilik Resto, Rumah Makan, dan konsumen lain.

Jenis belut yang kami sediakan di bawah ini:

Bibit Belut


Harga Bibit Belut : Rp. 35.000,- / Kg ( Jumlah sekilonya sekitar 100 ekor)

Usia belut 3 – 4 Bln, panjang sekitar 10 – 20 cm.

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu


Belut Indukan

Khusus untuk petani belut yang ingin mengembangkan budidaya belut dalam pemijahan/penangkaran kami menyediakan bibit belut indukan yang berpasangan dan siap kawin, yaitu 3 ekor betina dan 1 ekor pejantan untuk ukuran kolam 1M2 x 1M2.

Bibit belut indukan kami adalah belut yg unggul dan siap kawin dan dari hasil budidaya.

Harga Belut Indukan: Rp. 100.000,- / pasang


Belut Olahan

Kini kami menyediakan juga belut olahan berupa :

a. Frozen eel (belut beku )


Harga Belut Beku Rp. 45.000 / Kg



b. Belut segar konsumsi Grade A

Harga Belut Konsumsi Rp. 35.000 / Kg


c. Belut segar konsumsi Grade B

Harga Belut Konsumsi Rp. 35.000 / Kg


d. Belut segar konsumsi Grade C

Harga Belut Konsumsi Rp. 35.000 / Kg



Tawaran spesial untuk Anda,
Untuk pembelian Belut Minimal 1 Ton.
Harga Belut Konsumsi harga Rp. 35.000 / Kg , Harga masih bisa negosiasi.
Kontak : Ahmad Busri
No. HP : 0899 8888 996

Panduan Transaksi

Harga Belut

Harga Belut saat ini adalah Rp. 35.000,-/Kg ditambah ongkos kirim.
Ongkos Kirim disesuaikan dengan daerah yang dituju, saat ini jasa pengiriman dilakukan dengan menggunakan travel untuk daerah jabotabek sekitarnya dan pesawat cargo untuk luar jawa.

Metode Pembayaran

Untuk mempermudah pembayaran bagi para customer dan calon customer Belut, kami menyediakan berbagai alternatif metode pambayaran, yaitu:
  • ATM
  • Transfer manual Bank

Mengenai detail cara transfer nya bisa didapatkan dari bank.

REKENING TUJUAN
Seluruh pembayaran transaksi Belut dapat dilakukan dengan tujuan rekening bank di bawah ini:
________________________________________________________________



Nomor rekening : 0579-01-011936-50-6

Cabang Bank : 0579 KCP UNIBRAW

Atas nama rekening : AHMAD BUSRI


————————————————————–
KONFIRMASI PEMBAYARAN :
————————————————————–
Setelah melakukan pembayaran,
silahkan konfirmasi melalui SMS ke nomor 0899 8888 996. Silahkan sertakan nomor rekening anda, nama serta data diri:

Kontak: Ahmad Busri
No. Hp: 0899 8888 996


Lemak Belut dan Cara Mengatasinya

Waspada, Lemaknya Cukup Tinggi

Meskipun mempunyai nilai gizi yang tinggi, kandungan lemak pada belut cukup tinggi, yaitu mencapai 27 g per 100 g. Lebih tinggi dibandingkan lemak pada telur (11,5 g/100 g) dan daging sapi (14,0 g/100 g).
Di antara kelompok ikan, belut digolongkan sebagai ikan berkadar lemak tinggi. Kandungan lemak pada belut hampir setara dengan lemak pada daging babi (28 g/100 g). Menurut publikasi yang dikeluarkan oleh Singapore General Hospital, belut termasuk makanan berkolesterol tinggi dan wajib untuk diwaspadai.
Walaupun kadar lemaknya tinggi, belut tidak perlu dihindari dalam pola makan kita. Bagaimanapun, lemak memegang peran penting sebagai sumber kelezatan, sumber energi, penyedia asam lemak esensial, dan tentu saja sebagai pembawa vitamin larut lemak (A, D, E dan K).
Pada lemak ikan terdapat vitamin D yang cukup tinggi, yaitu 10 kali lipat dibandingkan bagian dagingnya dan 50 kali lipat vitamin D yang terdapat pada susu. Vitamin D sangat berguna bagi tubuh untuk membantu penyerapan kalsium dan menghalanginya dari proses resorpsi (pelepasan kalsium dari tulang).

UPAYA MENGURANGI LEMAK PADA BELUT :

Upaya untuk mengurangi kadar lemak pada belut adalah dengan cara dipanggang di atas bara api. Proses pemanggangan akan menyebabkan lemak mencair dan keluar dari daging belut, menetes ke bara api.
Sebaiknya belut tidak diolah dengan cara digoreng, agar kadar lemaknya tidak bertambah banyak.
Seperti pada jenis ikan lain, belut juga mengandung asam lemak omega 3. Kadar omega 3 pada lemak ikan, termasuk belut, sangat bervariasi tetapi berkisar antara 4,48 persen sampai dengan 11,80 persen. Kandungan omega 3 pada ikan, tergantung kepada jenis, umur, ketersediaan makanan, dan daerah penangkapan.
Dari hasil penelitian, diketahui bahwa bagian tubuh ikan memiliki lemak dengan komposisi omega 3 yang berbeda-beda. Kadar omega 3 pada bagian kepala sekitar 12 persen, dada 28 persen, daging permukaan 31,2 persen, dan isi rongga perut 42,1 persen (berdasarkan berat kering).

Sumber : Prof. DR. Made Astawan dan http://kompas.com/read/xml/2008/11/07/10453394/si.licin.belut.kuatkan.tulang